BRMP Riau Kawal Panen Varietas Inpari 32 HDB dan Inpari 34 Salin Kegiatan Produksi Benih Sumber Padi
BRMP Riau terus mengawal kegiatan produksi benih sumber padi spesifik lokasi intensif yang dilaksanakan di Kabupaten Siak meliputi pemeliharaan tanaman, panen, hingga penanganan pascapanen selama periode 14–19 Juli 2026.
Kegiatan diawali dengan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) serta penambahan pupuk pada varietas Rindang 1 (SS) dan Inpago 12 Agritan (SS). Tim juga melakukan pengambilan data ubinan, pembersihan, penimbangan, dan penyimpanan calon benih varietas Cakrabuana.
Memasuki pertengahan pekan, dilakukan panen menggunakan combine harvester pada varietas Inpari 32 HDB (SS) dan Inpari 34 Salin (SS), yang dilanjutkan dengan penimbangan hasil panen, pengangkutan, penjemuran, serta penyimpanan calon benih sebelum pengujian mutu oleh BPSB. Pengendalian OPT juga dilakukan pada varietas Inpari 50 Marem (SS) sebagai upaya menjaga kesehatan tanaman menjelang panen.
Pada akhir pekan, kegiatan difokuskan pada panen Inpari 32 HDB (SS) dan Logawa (SS), disertai pengubinan, pengamatan pertanaman, pengangkutan gabah ke lantai jemur, serta penjemuran calon benih. Selain itu, dilakukan monitoring terhadap beberapa varietas, antara lain Inpago 13 Fortiz, Logawa, dan Inpari 32 HDB, untuk memastikan kesiapan panen serta menjaga kualitas benih yang dihasilkan.
Seluruh rangkaian kegiatan merupakan bagian dari proses produksi benih sumber yang bertujuan menghasilkan benih bermutu, memenuhi standar sertifikasi, serta mendukung penyediaan benih unggul spesifik lokasi bagi pengembangan pertanian di Provinsi Riau.